Dear diary,
Aku nggak bisa tidur semalaman nih, gara-gara harus mikirin spot buat Sasha… Untung aja Sasha nggak minta diantar jalan-jalan seharian, jadi aku cukup mikirin satu tempat aja. Kalau seharian, wah bisa pecah kepalaku… huuu T_T
Kami ketemuan di depan FX. Dari situ kami pergi ke Utara ke arah Monas. Di jalan, ia bertanya (lama juga ya penasarannya) kemana aku akan membawa dia. Aku bilang, there is a place that looks great at night. The place itself is ordinary but the view is extraordinary. Lokasinya ada di seberang hotel tua berbintang lima yang terkenal di tahun 80an. Gedung itu punya view yang bagus sekali, temanku kerja di gedung itu dan kami sering nongkrong di situ.
Sampai di seberang hotel tersebut, kami memasuki sebuah gedung yang kami tuju. Sambil berjalan menuju ke lift aku berkata kepada Sasha,
“Well, Sasha, before we go further, I have to clarify something. You don’t afraid of heights, don’t you? I will take you to the top part of this building, where there is no wall around us so I have to make sure you are okay with that. I bet you will like the place. A friend of mine sometimes has unofficial party on that rooftop. It’s a great place to hang around.”
“I see, you will take me to the rooftop. Let’s see if it’s as great as you say.” Kami naik ke lantai paling atas. Dari lantai tersebut kami masih harus naik tangga dua tingkat lagi karena rooftop tersebut tidak dihubungi oleh lift langsung. Sesampai di lantai teratas, kami memasuki sebuah lorong sempit menuju atap. Di ujung lorong itu ada tangga besi. Kami naik ke tangga besi tersebut. Di ujung tangga besi itu tampak sebuah helipad dengan lampu menyala terang benderang di sekelilingnya. Itulah dia rooftop yang aku maksud.
“Wow!” Sasha tampak takjub melihat pemandangan di sekeliling atap itu. Dari helipad tersebut tampak seluruh kota Jakarta terhampar luas. Lampu-lampu gedung dan jalanan tampak terhampar bagai karpet gemerlap di tengah malam yang gelap.
“So cool!” Sasha berlari ke tepi helipad sambil melihat pemandangan ke sekelilingnya.
“I’ve never thought this kind of place could be so amazing!” Ia melihat kepadaku dan berkata,
“Thanks. This view is really fantastic. It’s seems I was flying and see everything from above! Wow…” Ia memandangku dengan perasaan sangat senang
(song: “Terpana Asmara” – LaLuna)
