h1

Awal Perjalanan

Agustus 11, 2009

Aku dan Sasha sekarang lagi di sebuah tempat yang lumayan jauh dari Jakarta. Ngga usah disebutkan ya tempatnya… Sejak pertemuan kami dengan orang itu, kami memutuskan untuk pergi dari Jakarta. Aku terpaksa meninggalkan Jakarta untuk menutup kemungkinan orang itu menterorku. Kejadiannya berlangsung cepat dan kami sekarang sudah berada jauh dari Jakarta. Aku masih ingat, waktu itu dua hari setelah kejadian itu kami langsung pergi.

Kami pergi memakai mobilku. Perjalanan kami cukup melelahkan. Kami jarang menginap di penginapan untuk menghindari orang bisa melaporkan keberadaan kami. Tempat kami peristirahatan biasanya tempat-tempat umum yang bisa untuk parkir seperti pom bensin dan lain-lain. Kalau lagi ngidam kasur kami biasanya ‘meminjam’ rumah kosong yang sedang ditinggal penghuninya. Sasha punya ’sense’ yang baik untuk ini (dia memang ahlinya). Kalau pun pada akhirnya harus menginap, aku akan datang sendirian tanpa Sasha supaya tidak menarik perhatian. Aku selalu minta tempat yang ada jendela dan tanpa teralis supaya Sasha bisa menyusul lewat jendela (kayak iklan aja, mesti masuk lewat jendela :-) ).

Waktu kami sehari-hari dihabiskan di jalan. Siang hari aku yang menyetir mobil, sementara dia ‘ngumpet’ di bagasi belakang. Untuk menghindari sinar matahari, ia pakai sleeping bag dan kaca bagian belakang aku tutup dengan kain hitam. Malam hari gantian dia yang nyetir mobilnya. Menjelang tengah malam Sasha selalu pergi ‘cari makan’ selama satu jam, dan aku yang nyetir mobil. Kalau seperti itu dia biasanya menyusulku dan menungguku di satu spot beberapa kilometer di depan. Kami sempat singgah di rumah oma untuk istirahat beberapa hari di situ untuk kemudian melanjutkan perjalanan lagi. Aku baru kasih tau Mara hal ini sekarang demi keamanan kami. Jika aku beritahu sekarang, orang yang mencari kami itu takkan bisa mengambil banyak informasi tentang keberadaan kami.

Tinggalkan sebuah Komentar